Halo semua! Selamat datang di Badiraf BlockNote. Tempat mangkalnya goresan pena Badiraf versi dunia maya. Silahkan duduk manis, dan selamat membaca.

Kunjungi juga Twitter dan Instagram Badiraf di:
@badiraf

Sabtu, 09 Mei 2015

Jiwa Api

















Jilatan merah mendesak-desak berkobar
Menyalak serupa malam pekat berpukat
Berkeriuhan di ranting-ranting lapuk rasa
Panas membakar hingga dingin lengang

Redup mata jiwamu dalam lara
Layu terbakar maya panas membara
Kerontang jiwa hendak dirasa lekat
Mentitah hati terbangkan gemulainya

Oh semburat air langit nan suci
Tak mau jua ia huni kerontang berdebunya
Tinggi pucuk jauh dari rendah yang dina
Tak menguar lelah dahaga menikam lubuk

Jalan ini berkeriutan menopang
Langkah-langkah hangus tak bernadi
Siapa pula yang di sana melambai tangan
Hanya mata air semu tak menapak tanah

Maka di mana kepak gemulai hati berpendar
Akankah ia seonggok sejarah tua
Tertulis rapuh di keriutan ranting-ranting lapuk
Menunggu api selamanya menghaguskannya

08/04/2014
10.02 WIB